Alhamdulillah…
Ana lanjutkan postingan Seputar
Ramadhan dengan meneladani Saum Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam,
yang Insya Allah pada postingan kali ini akan berisikan mengenai hal-hal
yang harus ditinggalkan oleh orang-orang yang menjalankan puasa.
Seperti biasa maraji’ serta manfaat dari postingan ini ana ambilkan dari
kitab Shifatu Shaumin Nabi fii Ramadhaan karya Syaikh
Salim ‘Ied al Hilali Hafidzahullah dan Syaikh ‘Ali Hasan ‘Ali al-Halabi
al-Atsari Hafidzahullah, semoga bermanfaat
bagi ana dan bagi Ikhwa fillah sekalian.
Wahai saudaraku yang mencintai
Sunnah, sebagaimana yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa yang
namanya orang berpuasa adalah orang yang menahan seluruh anggota
tubuhnya dari perbuatan dosa, misalnya menjaga lidah dari berkata dusta,
berbicara keji dan berkata licik, serta menahan perutnya dari minuman
dan makanan, juga kemaluannya dari perbuatan
keji. Jadi Kalau toh harus berbicara, maka orang yang berpuasa haruslah
menyampaikan kata-kata yang
serta tidak menodai puasanya. Dan kalau pun akhirnya harus berbuat
sesuatu, maka orang yang berpuasa harus melakukan sesuatu yang tidak
merusak puasanya. Sehingga dengan demikian, ungkapan yang keluar dari
mulutnya adalah kata-kata yang baik dan perbuatannya pun berwujud amal
shalih.