Diantara kitab-kitab hadits setingkat, Sunan At-Tirmidzi dikenal istimewa, karena mengedepankan sudut pandang yang fiqhi sehingga lebih aplikatif.
Setelah Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, kitab hadits lain dalam barisan kutubus sittah, enam kitab induk hadits, yang tak kalah unik adalah Al-Jami’ Ash-Shahih karya Imam At-Tirmidzi, yang akrab dikenal dengan nama Sunan At-Tirmidzi. Meski mayoritas tidak sependapat, ada juga sebagian ulama hadits yang menyandangkan gelar ash-Shahih pada kitab tersebut, sehingga namanya juga sering disebut Shahih Tirmidzi.